Dr. Condro Wibowo adalah dosen dari Indonesia yang pernah mendapatkan beasiswa dari DAAD untuk studi di Jerman. Bidang studi yang ditekuni adalah Teknologi Pangan. Beliau menyelesaikan pendidikan tingkat master dan doktor di Georg-August Universität Göttingen. Selain itu pada tahun 2015 beliau kembali ke universitas yang sama untuk melaksanakan program postdoc. Saat ini, Dr. Condro adalah staf pengajar di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah.

Beberapa waktu yang lalu, Dr. Condro berkesempatan untuk menjadi invited lecturer di Advance Program on Food Technology di Faculty of Food Science and Technology Nong Lam University. Nong Lam University adalah salah satu universitas terkemuka di Vietnam yang terletak di kota Ho Chi Minh yang didirikan pada tahun 1955. Saat ini,  Nong Lam University yang mempunyai 12 fakultas dan jumlah mahasiswa sebanyak 22.000 orang tingkat sarjana dan sekitar 2.000 orang untuk tingkat pasca sarjana.

Advance Program on Food Technology adalah program khusus dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar untuk semua proses pembelajaran dan dilaksanakan dengan menggunakan standar pembelajaran yang ditetapkan oleh University of California, Davis (US Davis) Amerika Serikat. Jadi pada ijazah alumni program tersebut ada pengesahan dari pihak Nong Lam University dan juga dari pihak UC Davis Amerika. Program ini dimulai sejak tahun 2008 dan selalu ada dosen dan mahasiswa asing yang terlibat pada proses pembelajaran. Sebagian besar dosen asing berasal dari UC Davis Amerika, ditambah beberapa dosen dari Malaysia, Thailland, Korea, Australia, Indonesia dan negara lainnya yang dipilih berdasarkan rekam jejak masing-masing dosen dan hasil diskusi antara Tim Advance Program Nong Lam University dan juga pihak UC Davis Amerika. Sebelum lulus, para mahasiswa diharapakan mempunyai pengalaman internasional di luar negeri, baik untuk magang, student exchange, credit earning program maupun melakukan penelitian untuk skripsi. Jumlah mahasiswa per tahun sekitar 30 orang, sistem penerimaan berbeda dengan sistem reguler. Calon mahasiswa dapat masuk pada Advance Program apabila sudah lolos seleksi masuk dan memenuhi persyaratan untuk kemampuan bahasa Inggris. Saat ini  Advance Program on Food Technology sudah mendapatkan akreditasi dari AUN QA (ASEAN University Network-Quality Assurance).

Sebagai invited lecturer, Dr. Condro harus menyampaikan materi pembelajaran yang sesuai dengan silabus, pada program reguler materi tersebut disampaikan selama satu semester. Beliau melaksanakan kegiatan tersebut pada tanggal 1 sampai dengan 5 April 2019. Setiap hari ada 4 kali tatap muka dan masing-masing selama 90 menit, jadi dalam satu hari ada tatap muka selama 6 jam, sehingga materi untuk satu semester dapat disampaikan semua dalam 20 kali tatap muka dengan jangka waktu 30 jam. Hal terebut menjadi sebuah tantangan, materi harus disampaikan semua dan menjaga agar mahasiswa tidak merasa bosan dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain proses perkuliahan, juga melaksanakan ujian mid term, tugas terseturktur serta menyiapkan untuk ujian akhir. Komponen tersebut yang menjadi dasar untuk memberikan nilai kepada masing-masing mahasiswa.

Dr. Condro menyatakan kepuasannya setelah mengajar di Advance Program on Food Technology di Faculty of Food Science and Technology Nong Lam University karena proses pembelajaran berjalan tertib, peran aktif para mahasiswa saat perkuliahan serta keseriusan para mahasiswa dalam melaksanakan tugas terstruktur. Selain itu, mahasiswa juga memberikan respon positif terhadap proses perkuliahan yang dilaksanakan oleh Dr. Condro Wibowo, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui feed back secara tertulis.